Rabu, 03 Juni 2009

Maaf

Maaf

Hanya itu yang mampu kuucap

Beribu maaf kutujukan padamu

Maaf jika aku selalu menyusahkanmu

Maaf untuk sikap kasarku selama ini

Maaf atas sifatku yang begitu buruk

Maaf karena aku belum mampu membahagiakanmu

Tangisku..

tak mampu bawa kau kembali kehadapanku

Air mataku..

Tak mampu kembalikan senyum tulus yang selalu kau berikan untukku

Semua terlambat..

Aku terlambat menyadari bahwa dialah yang paling kubutuhkan..

Aku terlambat menyadari bahwa aku begitu mencintainya..

Kini aku hanya mampu berdoa dan berharap..

Berdoa agar kau mendapat tempat yang layak di sisi-Nya

Semoga damai dalam tidur kekalmu Ayah..

Always Love u Dad..



0 komentar:

Posting Komentar